Upaya memperkuat keterbukaan informasi di sektor energi dan sumber daya mineral terus digenjot pemerintah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan apresiasi kepada Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi Kementerian ESDM atas pemanfaatan aplikasi GeoRIMA (Geological Resources of Indonesia Multiplatform Application).
Aplikasi GeoRIMA menghadirkan data sumber daya alam Indonesia secara terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja, mulai dari masyarakat umum hingga calon investor, melalui satu platform digital terpadu.
“Kehadiran GeoRIMA adalah jawaban atas tantangan keterbukaan informasi di sektor sumber daya alam. Ketersediaan data sumber daya alam yang ada di aplikasi GeoRIMA dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan, termasuk untuk kalangan investor yang akan menanamkan investasi di Indonesia,” ujar Bahlil saat kunjungan kerja ke Badan Geologi.
Menurut Bahlil, data yang akurat, transparan, dan mudah diakses menjadi modal penting bagi Indonesia untuk bersaing dalam menarik investasi di tingkat global. Dengan dukungan data yang solid, investor dapat mengambil keputusan berbasis informasi yang jelas dan terukur.
Sementara itu, Kepala PSDMBP Agung Pribadi menjelaskan bahwa GeoRIMA yang dapat diakses melalui georima.esdm.go.id dirancang sebagai sarana informasi publik terkait potensi mineral, batubara, dan panas bumi di seluruh wilayah Indonesia.
“GeoRIMA mengintegrasikan data yang sebelumnya tersebar, sehingga kini dapat diakses dengan lebih mudah, cepat, dan efisien,” jelas Agung.
Salah satu keunggulan utama GeoRIMA adalah aksesibilitas yang luas dan keterbukaan data. Melalui satu platform, pengguna dari berbagai latar belakang akademisi, masyarakat umum, hingga investor dapat memetakan potensi sumber daya alam suatu wilayah tanpa harus berhadapan dengan birokrasi data yang berbelit.
“Aplikasi ini dirancang agar dapat diakses oleh siapa saja. Data yang terintegrasi tentu sangat bermanfaat, khususnya bagi investor, karena memudahkan pemetaan potensi wilayah tanpa terhambat birokrasi data yang rumit,” terang Agung.
GeoRIMA menyajikan data sumber daya alam yang diklasifikasikan dalam berbagai kategori, mulai dari logam dasar, logam mulia, logam besi termasuk laterit, hingga batubara dan panas bumi.
Tak hanya itu, aplikasi ini juga dilengkapi dengan data statistik dan neraca sumber daya yang tersaji secara rinci hingga tingkat provinsi dan kabupaten.Agung berharap GeoRIMA dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan.
“Kementerian ESDM melalui Badan Geologi akan terus melakukan modernisasi layanan publik, agar kekayaan alam Indonesia dikelola dengan prinsip tata kelola yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” pungkasnya.

