Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologis di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Kegiatan berlangsung di Meunasah Raya dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta tokoh masyarakat setempat.
Kunjungan sosial ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih, Tri Tito Karnavian, didampingi Penasihat Seruni Ida Pratikno, serta Ketua Seruni Bidang IV Sri Suparni Bahlil.
Wujud Solidaritas dan Kepedulian
Dalam sambutannya, Sri Suparni Bahlil menegaskan bahwa kehadiran Seruni merupakan bentuk empati dan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Duka yang dirasakan masyarakat Pidie Jaya adalah duka kita bersama. Meski baru dapat hadir secara langsung, kepedulian dan doa kami senantiasa menyertai proses pemulihan pascabencana,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan waktu, tenaga, dan kesabaran. Namun dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, masyarakat diyakini mampu bangkit lebih kuat.
Sementara itu, Tri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi atas sambutan masyarakat serta berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga.
📦 Rincian Bantuan yang Disalurkan
Berbagai kementerian dan unsur Seruni berkolaborasi dalam penyaluran bantuan, di antaranya:
Dari Seruni Kementerian ESDM:
- 400 paket sajadah
- 400 paket mukena
- 400 paket sarung
- 400 paket Al-Qur’an
- 700 paket seragam sekolah
- 1.566 paket kompor gas lengkap (regulator dan tabung 5,5 kg)
Dari Kementerian Pekerjaan Umum:
- 2 unit toilet portabel (5 bilik)
- 1.000 paket Ramadhan
- 1 unit sumur bor
- 1 unit hidran umum
Selain itu, bantuan juga diserahkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Bappenas, serta Sekretariat Seruni.
Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir dan Bupati Pidie Jaya Tengku H. Sibral Malasyi bersama Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya penanggulangan serta pemulihan pascabencana.



