Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti Masjid Jami Darul Khairot, Desa Belimbing Lama, Kecamatan Sungai Pinang, Selasa (24/2/2026) sore. Hari keenam Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Banjar untuk kembali menyapa warganya lewat agenda Safari Ramadan.
Di balik kegiatan tersebut, dukungan juga datang dari salah satu BUMD kebanggaan daerah, PT Baramarta Perseroda. Melalui tim humasnya, perusahaan tambang batubara milik daerah itu menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh program keagamaan dan pembangunan sosial yang digagas pemerintah daerah.
Sebagai informasi, PT Baramarta Perseroda merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Banjar yang berdiri sejak 1998 dan kini bertransformasi menjadi perusahaan perseroan daerah. Perusahaan ini bergerak di sektor pertambangan batubara dengan visi menjadi korporasi batubara terkemuka dan mandiri, sekaligus memberikan nilai optimal bagi daerah dan para pemangku kepentingan.
Sinergi Pemda dan BUMD untuk Umat
Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Bupati Banjar Saidi Mansyur kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan keagamaan.
Bupati Banjar juga menyerahkan hibah bidang keagamaan di wilayah Kecamatan Sungai Pinang, dalam kesempatan itu ia menjelaskan bahwa dana hibah yang diberikan Pemkab Banjar bersifat stimulan, bukan bantuan rutin tahunan.
“Dana hibah ini bertujuan mendorong kemandirian umat dan memperkuat peran lembaga keagamaan. Sifatnya stimulan, sehingga tidak bisa diberikan berulang-ulang kepada penerima yang sama setiap tahun,” tegasnya.
Regulasi penyaluran hibah sendiri telah diatur dalam Perbup Banjar Nomor 49 Tahun 2021 serta Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, sehingga bantuan yang diberikan tetap transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Pada tahun 2026 ini, hibah bidang keagamaan di Kecamatan Sungai Pinang disalurkan kepada Yayasan Sabilal Muhtadin guna mendukung kegiatan keagamaan serta pembangunan sarana dan prasarana ibadah maupun pendidikan keagamaan.

Tim humas PT Baramarta Perseroda menyampaikan, pihaknya melihat Safari Ramadan bukan hanya agenda seremonial, tetapi wadah memperkuat ukhuwah serta membangun kemandirian umat sejalan dengan misi perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang baik dan mengoptimalkan nilai bagi daerah.
“Sebagai BUMD, kami tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk di bidang keagamaan,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi perusahaan.
Dorong Kemandirian, Bukan Ketergantungan
Bupati juga mengimbau pengurus masjid dan lembaga keagamaan yang ingin mengajukan hibah agar berkonsultasi langsung dengan Bagian Kesra Setda Kabupaten Banjar guna memahami mekanisme dan persyaratan yang berlaku.
Safari Ramadan tahun ini pun kembali menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha daerah. Sinergi antara Pemkab Banjar dan PT Baramarta Perseroda diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga kokoh secara spiritual.
Ramadan pun menjadi momentum mempertegas bahwa pembangunan daerah bukan hanya soal infrastruktur dan investasi, melainkan juga tentang memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keberlanjutan.




