Pasar batu bara kembali menunjukkan sinyal positif. Setelah sempat bergerak fluktuatif, harga komoditas energi ini kini berhasil menembus level tertinggi dalam lebih dari tiga pekan, didorong penguatan harga minyak dunia dan membaiknya sentimen pasar global.
Berdasarkan data Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Kamis (9/7/2026) ditutup di level US$131,65 per ton, naik 0,61 persen dibandingkan sehari sebelumnya.
Harga tersebut menjadi penutupan tertinggi sejak 17 Juni 2026 sekaligus memperpanjang tren penguatan sekitar 2,8 persen hanya dalam dua hari perdagangan terakhir.
Pelaku pasar menilai kenaikan harga masih ditopang tingginya harga energi dunia serta meningkatnya optimisme terhadap permintaan batu bara dalam beberapa bulan mendatang.


