Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan akses listrik di Provinsi Aceh pasca banjir bandang akhir November 2025. Sejumlah wilayah di Aceh mengalami pemadaman meluas setelah 12 menara transmisi listrik roboh akibat dahsyatnya banjir.
“Banyak daerah yang masih terisolir. Infrastruktur listrik kita terdampak, tower-tower jatuh, sehingga terjadi pemadaman di Aceh dan sekitarnya. Ini sangat memperhatikan dan harus ditangani secara serius,” tegas Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat meninjau lokasi di Kabupaten Bireuen.
Kerusakan 12 tower pada jalur transmisi SUTT 150 kV berdampak pada pasokan listrik di wilayah yang luas, termasuk Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Aceh Timur, Langsa, hingga Aceh Singkil.
Material 35 Ton Dikirim Pakai Helikopter
Untuk mempercepat pemulihan, PLN membangun menara transmisi darurat (tower emergency). Namun akses menuju lokasi berada di area yang terisolasi, sehingga seluruh material harus dikirim melalui udara.
Material tower dengan total berat 35 ton diangkut menggunakan helikopter untuk mempercepat proses pembangunan.
“Mobilisasi materialnya sangat susah, semuanya pakai heli. Saya bersama Dirut PLN dan Dirut Pertamina memastikan pasokan BBM dan percepatan agar listrik bisa segera nyala,” ujar Bahlil.
Target Listrik Menyala Jumat atau Sabtu
Pembangunan tower emergency dikebut dan diupayakan selesai dalam waktu dua sampai tiga hari. Menteri Bahlil menargetkan suplai listrik kembali normal pada Jumat (5/12) atau Sabtu (6/12), bergantung pada cuaca dan kelancaran mobilisasi logistik.
“Kalau tower selesai Kamis, dan estafet pekerjaan berjalan, maka Jumat sore atau malam paling lambat Sabtu Insya Allah listrik sudah nyala semua,” ungkapnya.
Progres Pemulihan Menunjukkan Tren Positif
Berdasarkan data PLN, pemulihan ketenagalistrikan saat ini menunjukkan perkembangan signifikan:
| Indikator | Total | Pulih | Persentase |
| Penyulang padam | 263 | 153 | 58,2% |
| Gardu distribusi | 9.669 | 6.844 | 70,8% |
| Beban listrik pulih | — | 173,05 MW | 69,8% |
| Pelanggan normal kembali | — | 727.735 | 69,7% |
Dengan percepatan lapangan, pemerintah berharap aktivitas sosial, layanan publik, dan kegiatan ekonomi masyarakat Aceh segera kembali normal.

