Indonesia sejak lama dikenal sebagai negeri yang diberkahi kekayaan sumber daya alam melimpah. Dari mineral, logam, batuan, hingga energi fosil semuanya tersimpan di perut bumi Nusantara. Tak heran, sektor pertambangan menjadi salah satu penopang ekonomi terbesar, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun komoditas ekspor bernilai tinggi.
Barang tambang sendiri merupakan sumber daya alam tak terbarukan yang memberikan manfaat besar bagi manusia, mulai dari bahan bakar, bahan baku industri, pembuatan suku cadang kendaraan, konstruksi bangunan, hingga ragam kebutuhan modern lain. Setiap tahunnya, Indonesia mengekspor jutaan ton mineral dan logam ke berbagai negara.
Berikut daftar 20 barang tambang utama Indonesia beserta wilayah persebarannya:
1. Batu Bara
Ditemukan melimpah di Kalimantan, Sumatra Barat, Tanjung Enim, hingga Sungai Berau. Dimanfaatkan sebagai bahan bakar, bahan baku industri, serta pembangkit listrik.
2. Gas Alam
Tersebar di Aceh, Bontang, Tangguh, dan Pulau Natuna. Digunakan untuk LPG, pembangkit listrik, bahan baku plastik, hingga bahan bakar kendaraan.
3. Minyak Bumi
Banyak ditemukan di Jawa dan Sumatera: Lhokseumawe, Muara Enim, Cilacap, Majalengka, Sorong, hingga Kalimantan. Pemanfaatannya terutama sebagai bahan bakar kendaraan dan bahan dasar plastik.
4. Emas
Tersebar di Papua, Maluku, Sulawesi, Jawa, dan Sumatera. Sekitar 52% digunakan untuk perhiasan, sisanya untuk konstruksi, elektronik, hingga industri makanan.
5. Perak
Ditemukan di Bengkalis, Cikotok, Meulaboh, hingga Rejang Lebong. Dimanfaatkan untuk perhiasan dan peralatan rumah tangga.
6. Fosfat
Berasal dari batu kapur dan kotoran kelelawar, tersebar di Bogor, Pangandaran, Jepara, Gombong, dan Rembang. Menjadi bahan utama industri pupuk.
7. Intan
Kalimantan, terutama Martapura, menjadi pusat tambang intan. Selain untuk perhiasan, digunakan juga sebagai mata bor industri karena kekerasannya.
8. Platina (Emas Putih)
Ditemukan di Bengkalis, Riau, dan Martapura. Dipakai untuk perhiasan, kontak listrik, hingga alat pacu jantung.
9. Aluminium
Ditemukan di Papua. Banyak digunakan untuk peralatan memasak, furnitur, dan perkakas industri.
10. Gipsum
Tersebar di Cirebon, Rembang, NTB, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan. Umumnya dipakai dalam industri keramik.
11. Nikel
Melimpah di Sulawesi, seperti Soroako dan Pomala. Digunakan sebagai campuran logam untuk membuat perunggu dan kuningan.
12. Timah
Banyak terdapat di Bangka, Riau, Karimun, dan Manggar. Kerap dimanfaatkan untuk pembungkus makanan seperti permen dan cokelat.
13. Tembaga
Tersimpan terutama di Papua. Dipakai untuk industri konstruksi, pembuatan kapal, hingga pipa air.
14. Marmer
Ditemukan di Tulungagung, Banjarnegara, dan Trenggalek. Menjadi bahan utama pembuatan keramik dan dekorasi bangunan.
15. Belerang
Umumnya berada di sekitar kawasan gunung berapi seperti Dieng, Gunung Solok, dan Gunung Kerinci. Dimanfaatkan untuk industri pupuk, plastik, hingga cat.
16. Mangan
Tersebar di Tasikmalaya, Kirpan, dan Martapura. Dipakai sebagai campuran pembuat baja dan baterai.
17. Bauksit
Sumber utama aluminium, ditemukan di Riau, Kalimantan Barat, dan Bangka Belitung.
18. Batu Gamping
Banyak terdapat di wilayah perairan laut dangkal Indonesia. Digunakan sebagai bahan baku industri semen dan konstruksi.
19. Aspal
Ditemukan di Pulau Buton, Permigan Wonokromo, Sulawesi Tenggara, hingga Jawa Timur. Digunakan sebagai material utama pembangunan jalan.
20. Bijih Besi
Tersebar di Cilacap, Cilegon, Longkana, Pulau Derawan, dan Kalimantan Selatan. Menjadi bahan dasar pembuatan baja.

